Oleh: Abdul Hafizh
Saga
transfer Alexis Sanchez ke Manchester United akhirnya rampung pada senin
kemarin, atau selasa dini hari waktu Indonesia, melalui website resmi kubu setan
merah. Proses transfer Sanchez cukup alot karena harus menunggu keputusan dari
Henrikh Mkhitaryan sebagai alat barter Sanchez. Di United sendiri Sanchez akan
mendapatkan gaji yang fantastis, melebihi gaji pemain termahal Manchester
United yaitu Paul Pogba yang ditransfer dari Juventus musim lalu. Nominal gaji
yang didapatkan Sanchez bersama United adalah 500. 000 poundsterling per pekan,
atau dalam kurs Rupiah menyetuh angka 9 miliyar Rupiah !, sedangkan gaji yang
diterima Pogba adalah 290.000 Poundsterling atau sekitar 5,3 Miliyar Rupiah per pekan.
Lantas dengan kedatangan Alexis
Sanchez ke skuad arahan Jose Mourinho ini, akan menjadi senjata baru yang
mematikan? Dengan skill mempuni, ditunjang naluri gol yang tinggi, serta
kecepatan diatas rata-rata, saya rasa Sanchez bisa menjadi solusi jitu bagi
pasukan Jose Mourinho untuk bersaing dengan rival sekota Manchester City yang
duduk nyaman dipuncak klasemen liga Inggris, terpaut dua belas angka dari United
yang membuntutinya di posisi kedua. Tetapi Alexis juga bisa menjadi bomerang bagi
United. Sanchez akan mengenakan nomor keramat di United yaitu tujuh!, tetapi
semenjak ditinggal oleh Ronaldo yang hijrah ke Real Madrid delapan tahun silam,
praktis the magnificent seven di Manchester United redup, dan berbuah petaka
bagi pewarisnya, sebut saja Owen, Antonio Valencia, Di Maria, yang hanya
bertahan semusim di United, atau sang top skor eredivisie Memphis Depay,
semuanya tak menunjukkan kontribusi yang nyata bagi United, bahkan parahnya
lagi mereka kerap menjadi penghangat bangku cadangan. Selepas kepergian Ronaldo
dan Pensiunnya sang legenda Opa Fergie, tampaknya nomor tujuh bukan lagi nomor
punggung pemain bintang di United. Terlepas dari pewaris nomor kramat tujuh
yang gagal bersama United, Sanchez sedikit diuntungkan dari mereka sebab,
Sanchez sudah terbukti kredibilitasnya di premier League bersama Arsenal, yah
Sanchez sudah mengenal Liga Ingris selama tiga setengah tahun, liga yang
dikenal sangat sulit dari top five liga-liga popular lainnya.
Selain faktor nomor punggung tujuh
yang digunakan Alexis Sanchez, United juga tampaknya tak bersahabat bagi
pemain-pemain Amerika Latin, hanya segelintir saja pemain Amerika Latin yang
meraih sukses dengan United, selebihnya tengok saja, Diego Forlan, Juan
Sebastian Veron, Kleberson, Anderson, Da Silva bersaudara Rafael dan Fabio, Di
Maria, serta Radamel Falcao yang begitu hebat bersama Atletico Madrid dan As
Monaco, sedangkan di Manchester United Falcao hanya bisa menjaringkan empat gol
saja selama semusim.
Patut kita tunggu bagaimana kiprah
Alexis Sanchez bersama Manchester United, apakah Sanchez bisa menunjukkan
performa terbaiknya bersama United, seperti Ex Arsenal lainnya yaitu Robin Van
Persie yang menghadirkan gelar juara bagi United, apakah Sanchez akan menjadi
the new magnificent seven di United?, ataukah Sanchez akan menambah daftar
panjang Pemain nomor tujuh dan Amerika Latin yang gagal bersama United, kita
lihat saja nanti ketika United berhadapan dengan Yeowill Town di ajang FA Cup
yang mungkin menjadi pertandingan debut Alexis Sanchez bersama Setan Merah.

Komentar
Posting Komentar